Cerita Anak tentang Kepedulian, Harapan, dan Berbagi
Di sebuah desa kecil yang indah, hiduplah seorang gadis kecil bernama Maya. Desa itu dipenuhi rumah-rumah hangat, bunga warna-warni, dan jalan setapak yang selalu terasa damai. Maya dikenal sebagai anak yang baik hati dan gemar membantu siapa pun yang membutuhkan.

Setiap pagi, Maya berjalan menyusuri desa sambil tersenyum. Ia membantu tetangga menyiram tanaman, menolong teman yang terjatuh, dan selalu menyapa orang-orang dengan ramah. Bagi Maya, berbuat baik adalah hal yang membuat hatinya bahagia.
Baca Juga :
Suatu hari, saat berjalan di dekat taman kecil, Maya menemukan sebuah biji kecil yang berkilau di tanah. Biji itu tampak istimewa. Maya menggenggamnya dengan hati-hati dan berpikir,
โAku akan menanam biji ini.โ

Maya menanam biji itu di halaman rumahnya. Setiap hari, ia menyiramnya dengan penuh kasih dan kesabaran. Ia percaya bahwa sesuatu yang baik akan tumbuh dari perawatan yang tulus.
Hari demi hari berlalu. Perlahan, tunas kecil muncul dari tanah. Tunas itu tumbuh menjadi tanaman yang indah, penuh bunga dan daun hijau. Tanaman itu menjadi tempat berteduh, bermain, dan berkumpul bagi banyak orang di desa.

Melihat kebahagiaan yang dibawa oleh tanaman itu, Maya tersenyum. Ia menyadari bahwa kebaikan, sekecil apa pun, akan tumbuh menjadi sesuatu yang besar dan bermanfaat.
Sejak saat itu, Maya terus menanam benih-benih kebaikan di mana pun ia beradaโdalam kata-kata, tindakan, dan senyumnya.
Pesan moral:
Kebaikan yang ditanam dengan tulus akan tumbuh dan membawa kebahagiaan bagi banyak orang.
